Category: Uncategorized

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • CARA MENAMBAHKAN PROFIL UNIVERSITAS ATAU PERUSAHAAN AGAR ADA LOGONYA DI LINKEDIN

    Dari kebanyakan profil yang aku lihat, ternyata masih banyak abu-abu tanpa warna. Maybe not a big problem. Cuma gemes aja liatnya, maka dari itu aku mau share tutorial singkat agar profil LinkedIn kamu terlihat lebih eye-catching. Check it out!

    1. Login lewat PC
    Fitur browser di hp tidak bisa akses pembuatan page, jadi buka lewat desktop ya teman-teman. Cari menu Create a Company Page di deretan pojok kanan.


    2. Akan ada 4 pilihan
    Pastikan page yang kamu bikin sesuai dengan karakteristiknya. Sekolah masuknya ke educational page, bukan perusahaan.


    3. Isi sesuai keyakinan
    Lengkapi detail-detail informasi, semakin rinci semakin bagus pula kualitas page yang kamu buat.

    4. Percantik LinkedIn
    Page sudah jadi, saatnya kembali ke profil dan memperbarui data kamu. Ya kali udah bikin tapi dibiarin aja, hehe.

    Khusus untuk akun universitas dan sekolah, kamu harus mengirimkan permohonan dulu agar diverified oleh pihak LinkedIn. Jika tidak, school pagemu akan berbentuk perusahaan. Kamu bisa ajukan permohonan melalui link berikut:

    https://lnkd.in/ghWYGuP

    Oiya perhari kamu cuma bisa menambahkan 2 halaman dan kalau jadi admin pastikan kamu tidak mengklaim hak orang lain untuk kepentinganmu sendiri ya!

    Semangat🔥🔥🔥

  • Lupakan Tinder, Yuk Beralih ke LinkedIn

    Lupakan Tinder, Yuk Beralih ke LinkedIn

    kondisi nanggung semester tua kali ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Ikut kepanitiaan sudah uzur, disambi kerja jadinya berat karena beban tugas semakin meningkat. Jika tidak dilakukan, mbendol mburi, dunia pasca-campus terlihat lebih suram dan tanpa arah.

    belakangan ini saya install banyak aplikasi, saya icipi satu persatu. menariknya, tiap media punya karakter masing-masing. ada yang bikin insecure, ada tempat buat sambat, serta ada juga tempat untuk berbagi ide dan pemikiran. macem-macem deh.

    diantara banyak itu, saya menemukan aplikasi yang bisa mempertemukan kita dengan jodoh.

    jodoh adalah bagian dari rahasia takdir, ketentuan yang telah ditetapkan semasa manusia masih berada di dalam rahim, sebagaimana halnya rezeki & maut. tetapi, layaknya IPK 4.0, jodoh tidak akan datang kalau tidak dicari.

    kalau buka di KBBI, ada tiga makna leksikal. orang yang tepat menjadi suami/istri, sesuatu yang cocok, serta sekedar tepat dan cocok. kita pakai yang dua terakhir ya, hehe.

    nama aplikasi yang saya maksud adalah LinkedIn. sebagian besar penggunanya adalah profesional yang memiliki latar belakang bisnis.

    ajaibnya, feedbacknya lebih positif. di aplikasi jodoh ini usernya ambisius dan penuh semangat. ketika mulai terhubung, saya lho di chat duluan, beda lagi kalo di Tinder.

    sebelum terkoneksi, mereka menganalisa dulu siapa lawan bicaranya dari CV DIGITAL yang kita pampang. ketika menemukan celah, mereka beraksi dengan ajakan yang lebih persuasif daripada opening chat halo kak, p, dan assalamualaikum.

    baru seminggu saya aktif di LinkedIn. tidak butuh waktu lama, ada relasi yang mengajak berkolaborasi untuk acara bedah buku miliknya. satunya lagi merasa menemukan tempat yang selama ini dia cari-cari melalui Warawaraproject. lainnya ajakan yang lebih personal terkait visi kami yang ternyata searah.

    usap-usap di LinkedIn juga memberikan perspektif baru, kebanyakan tulisan mereka adalah sari pati pengalaman yang disampaikan dengan lugas dan menginspirasi. mereka berbagi mengenai pandangan pribadi terhadap fenomena, pengalaman pahit yang kalau bisa kamu jangan mengalami, serta nasihat dan saran kritis biar kamu tidak menyesal suatu saat nanti.

    bagi saya LinkedIn adalah pusaka. ujung tombak sebuah jawaban dari setiap keresahan yang saya alami. memang, selama ini saya selalu mencari-cari tempat dimana bisa upgrade skill tanpa takut orang merasa terintimidasi dan menilai kita sombong.

    LinkedIn bukanlah tempat untuk untuk orang-orang pesimis dan suka menyalahkan keadaan. LinkedIn adalah tempat bagi mereka yang suka berkarya dan selalu bereksperimen lebih baik dengan kehidupan mereka sendiri. sekian dan terimakasih.

  • Wajah Pendidikan Masa Depan

    Mari berandai-andai, memimpikan bersama seperti apa wajah pendidikan kita dimasa depan.

    Aku memimpikan sebuah dunia dimana seorang pembelajar dapat belajar apapun yang ia sukai, alih-alih dijejali dengan pengetahuan yang barangkali dimasa depan tidak akan pernah digunakan. Tak usah khawatir dengan pengetahuan yang lain, Ketertarikan pada sesuatu akan mengantarkan ia pada sesuatu yang lain. Ilmu tak pernah tersekat, itu saling terhubung, saling terkoneksi, dan saling melengkapi.

    Sistem pengajaran akan berubah, semuanya. kita semua tahu pendidikan adalah unit yang paling susah berubah. Teknik pengajaran kita saat ini tak ada bedanya dengan beberapa puluh tahun yang lalu. Hidup harus adaptif, manusialah yang memegang kunci, menjadi alasan kenapa sistem diciptakan.

    Manusia menciptakan sistem untuk mempermudah semuanya, sistem harus fleksibel dengan kebutuhan manusia. bukan kebalikannya, dimana manusia harus mengikuti aturan-aturan baku yang sudah tak relevan lagi. Memaksa manusia menurut dengan sistem.

    Jaringan nirkabel sudah memulainya lebih dulu. Memberikan gagasan tentang bagaimana kita dapat belajar bahkan tanpa keluar menjejakkan kaki satu incipun diluar rumah.

    Tapi, apakah pada akhirnya pendidikan akanlah tetap seperti ini. Tanpa kita bisa memilih dengan bebas topik pembelajaran yang kita sukai. Semua sudah ditentukan, atau jika tidak, kompetensi tidak akan pernah sesuai dengan target.

    Pendidikan untuk dunia kerja. Pendidikan untuk gelar. Pendidikan sebagai formalitas.

    Jangan khawatir, selalu ada alternatif. Belajar otodidak tidak pernah menjadi suatu kejahatan. Jika iya, maka dari mana guru-guru besar belajar sebelum pendidikan tercipta? Jawabannya sudah tersedia di alam raya, tugas pembelajar adalah menerjemahkan. Dan tidak pernah ada yang mengajari, hanya dituntun, mereka belajar dengan sendirinya.

    Soshum dapat belajar Saintek, dan Saintek dapat belajar Soshum. Untuk apa memberikan sekat-sekat pada bidang keilmuan? Masa depan akan sangat menarik ketika tak ada lagi manusia Saintek mempertanyakan kenapa manusia Soshum bisa mengerti mengenai trigonometri dan embriologi pada tumbuhan. Semua saling terkoneksi.

    Besok tidak akan ada lagi istilah bekerja. Semuanya adalah berkarya. Tidak ada lagi petani bekerja, mereka melakukan sesuatu dengan tanah, dengan hujan, dengan padi-padi. Bukanlah beras yang mereka tuai, namun sebuah mahakarya.

    Minyak adalah karya. Plastik adalah karya. Sampah adalah karya. Masa depan kita tak perlu mengkhawatirkan hal-hal yang tidak penting, kita akan lebih menghargai apa-apa yang kita punya.

    Kita tak punya barang, benda-benda bukan komoditas. Itu adalah karya, yang akan kita hayati penciptaannya. Kita perlakukan dengan bermartabat.

    Pendidikan kembali pada cita-cita mulianya, untuk memberikan kesejahteraan pada masyarakat. Memberikan kemerdekaan dari ketidaktahuan. Pendidikan bukan hanya yang berada di kursi-kursi dan bangku-bangku, ia ada di manapun orang-orang belajar, bertanya, dan saling melengkapi.

    Akankah kita siap? Memurnikan kembali nilai-nilai pendidikan. Menjadi pembelajar dan terus mengejar pengetahuan demi memberikan mahakarya terbaik untuk semesta. Akankah kita siap?

  • Serigala Nakal Jualan Buku

    Yak, tahun ini Wani dapat lagi kesempatan untuk datang di Preview Sale Big Bad Wolf 2018. Wow! jadi satu hari sebelum #BBWSURABAYA2018 resmi dibuka, Wani bisa jalan-jalan sepuasnya dan beli-beli buku tanpa takut rebutan sama ibu-ibu:’)

    Memang agak telat sih Wani nulisnya, karena emang sibuk banget ini lah ya ngurusin ini itu. tapi kemanapun juga, pasti ada waktu yang akan Wani luangkan untuk kalian semua:), ihiiii~

    Tanpa perlu Wani jelaskan, pasti kalian sudah tahu kan ya betapa kerennya acara BAZAR BUKU TERBESAR ini! Buku-buku impor berkualitas tinggi didiskon 60%-80% bossss! ada lebih dari 3 juta buku lho yang dijual pada #BBWSURABAYA2018

    Bagi pembaca buku seperti Wani, Big Bad Wolf Book Sale ini serasa seperti surga dunia, bagaimana tidak? acara yang digelar tiap tahun ini selalu membawa jutaan buku dengan harga miring. Membandingkan dana, harganya malah tidak sampai setengah dari harga buku di toko-toko buku:”) Misal saja novel fiksi seharga 250rb keatas, dipameran ini bisa kita dapetin cuman 50rb. Wahhh, #AUUWSOME!

    Oh iya, sedikit wejangan nih dari Wani buat kamu yang dapet kesini. PERTAMA, jangan lupa bawa uang yang cukup. kebanyakan nanti hilang kalau kurang nanti nyesel. jadi yang cukup-cukup saja ya:D

    KEDUA, Keadaan akan berlangsung sangat sengit di medan pertarungan, maka pakailah pakaian yang mendukung kamu untuk bergerak lincah dan gesit. tapi jangan pakai bikini ya:p *tidak direkomendasikan memakai kebaya dan barongsai

    KETIGA, Musuh kamu adalah ibu-ibu dan oknum-oknum nakal buta kekuasaan buku. Jadi jaga hati janganlah kamu nodai. Tetap senyum dan kembalikan lagi buku yang tidak jadi dibeli ya. Tunjukkan kemanusiaan kalian:)

    Sssttt.. ada juga lomba foto instagram dan story. kalau menang kan lumayan buat kamu, hehehe~ coba deh cek foto ini dibawah ini:

    Bazar ini sudah dibuka mulai 27 September 2018 kemarin dan akan buka selama 280 JAM NONSTOP 24 JAM PERHARI. Tunggu apa lagi, Yuk kunjungi #BBWSURABAYA2018 sampai tanggal 8 Oktober 2018! @Jatim Expo Surabaya – Jalan Ahmad Yani nomor 99, Surabaya.

  • Yuk, Intip serunya Surabaya Vaganza 2K18! +Inside100photos

    Yuk, Intip serunya Surabaya Vaganza 2K18! +Inside100photos

    Yak, Bulan Mei 2K18 kini Surabaya sedang disibukkan oleh serangkaian acara untuk memeriahkan hari jadi Kota Surabaya yang ke-725. Termasuk Parade Bunga dan Budaya, tahun ini Pemkot mengusung tema “Surabaya Vaganza”, Katanya sih biar memorable dan lebih internasional gituh.

    Kegiatan ini dimulai dari rute awal Tugu Pahlawan dan berakhir di Taman Bungkul dengan total jarak 6.6 km. Ada total 83 partisipan yang ikut memeriahkan jalannya parade ini, dengan 41 partisipan parade mobil hias dan 42 partisipan parade budaya.

    Tak kalah meriah lagi Parade ini dihadiri oleh tamu dari 10 kota dari 8 negara yakni Pnom Penh, Cangsa, Shenzen, Gunsan, Yangon, Zamboanga, Bangkok, Da Nang, Ho Chi Minh. Tapi ingat, Surabaya kan Wani Tertib kan keren ya? Oleh panitia sudah dipersiapkan tali pembatas disekitar lokasi agar penonton tidak masuk tengah sehingga mengganggu jalannya parade. Yaa, Alhamdulillah tidak ricuh ya.

    WaniMelawan sempat mengabdikan momen ini didepan grahadi dan ingin membagikan kepada kalian semua, silahkan digunakan dengan bebas. Hak Cipta milik Tuhan Yang Maha Asyik! Buka Slide dibawah ya, khusus Wani siapkan agar browser kalian tidak hang saat membuka postingan ini, hehe.

    Oh iya, kalau kalian ingin menyertakan sumber photo by atau ngetag di media sosial, boleh sertakan saya yak! dengan tag — awalitaufiqi — tapi selebihnya tidak usah ya tidak masalah, asalkan bukan untuk komersial atau dilombakan yaa^^

  • Persetan Keberagaman, Cukup Satu Macam!

    Persetan Keberagaman, Cukup Satu Macam!

    OSPEK FAKULTAS BRADANAYA.jpg

    Apakah pelangi indah karena ia memperlihatkan tujuh warna tampak secara serasi? Lihat saja! Keserasiannya hanya sebentar, setelah itu hilang ditelan terik matahari.

    Dunia ini terlalu angkuh untuk orang-orang yang berbeda, mereka bak penyandang disabilitas tanpa satupun lirikan untuk niat mulia, alih-alih malah menuntut sana dan sini.

    Negeri ini aku ingin tuk seperti Tanah Air Beta, tanah air yang suci tanpa ada penindasan, dengan bahasa tanpa kebohongan, dan dengan semangat yang gandrung akan keadilan.

    Tapi aku disini, di negeri yang mayoritas akan mendapatkan kemenangan sedangkan minoritas harus mengalah, atau bisa juga terpaksa mengalah. Si x setel ceramah ibadah x dengan pengeras suara. Ah, Sudah biasa, namanya juga dakwah! Si y setel y turun kejalan, berbagi kebajikan. Si x berkoar, “ Awas Y-isasi!.”

    Dunia ini juga tak ramah untuk pemikir, hidup di negeri ini juga tak butuh otak yang terbuka. Cukup tutup saja, dan sembunyikan! Atau jika tidak kamu akan berakhir seperti pendahulu yang berperang mengorbankan nyawa puluhan ribu manusia hanya karena sebuah keberagaman ideologi.

    Sekali saja kamu tampak berbeda, maka bersiaplah untuk diseragamkan oleh aktivis yang mengatasnamakan, apa ya. Dasar perfeksionis! semua harus diseragamkan, hahaha, seperti murid sd saja yang pikirannya telah didoktrin dan digunting-gunting oleh pengajar tanpa toleransi.

    Kompak itu apakah harus sama? Ada yang lebih indah dibanding pelangi, yakni mawar merah di padang merah dalam sorotan bulan bercahaya merah. Keberagaman itu persetan, Warna putih dalam hitam hanya akan menjadikan putih nampak wibawa. Warna hitam dalam putih alih-alih menjadikan hitam tampak gagah, namun yang ada malah ia tampak seperti noda – noda yang harus dibersihkan. Selalu ada yang tampak diuntungkan atau hanya memang pendapat dari golongan yang merasa tertindas bukan karena memang tertindas.

    Ini harus dihentikan kawan, kita telah membunuh pancasila secara perlahan. Kita telah mempercundangi Bhineka Tunggal Ika. Persetan dengan keragaman itu, cukup satu macam saja. Cukup satu saja, dan dialah Toleransi.

    Toleransi tak perlu diperjuangkan, karena ia akan timbul sendirinya dari dalam diri manusia yang mulia. Ia juga tak terbatas, selalu ada ruang untuknya bersandar.

    Tak perlu jauh-jauh belajar sastra untuk memahami toleransi, juga tak perlu repot-repot belajar sejarah untuk mengetahui apa yang toleransi sumbangkan pada sebuah perabadan, apalagi memaksakan diri untuk bergabung dalam nama fakultas ilmu budaya hanya untuk menjadi manusia yang berbudaya luhur. Tidak perlu, tidak perlu repot-repot!

    Cukup pergilah ke perpustakaan. Lihat, dalam satu atap yang sama, jelas ada pembagian disana, namun adakah pengkotak-kotak an? Di perpustakaan lah tempat dimana manusia luhur bersatu dalam kesadaran toleransi, tidak ada satupun yang mengatakan, “ kamu pecinta komik, pergi! Ini sudah bukan ranah kamu untuk mengeluarkan komik.”

    Juga tidak pernah terdengar kata, “ saya tidak suka novel, lebih baik puisi saja. “ yang kemudian terjadi perdebatan kusir mengenai keduanya dengan kedua pihak yang tak ingin mengalah.

    Tapi apakah keberagaman itu nyata? Pelangi saja hanya indah untuk waktu yang sebentar untuk kemudian dihapuskan terik matahari. Persetan dengan itu, keberagaman hanya omong kosong, yang lantas tak membuatnya tanpa makna, namun punya potensi untuk berkembang dari sebuah kemurnian. Toleransi.

  • Jangan Asal! Begini Cara Menuliskan Sumber Dari Internet.

    Jangan Asal! Begini Cara Menuliskan Sumber Dari Internet.

    Memasuki dunia perkuliahan, barangkali sudah terlalu kenyang diri kita untuk menerima tugas-tugas yang diberikan oleh Dosen. Namun, kecanggihan gadget diawal abad 21 ini telah membawa era baru bagi mahasiswa untuk lebih mudah dalam mengerjakan tugas-tugas. Gugling, baca sedikit (atau lebih-lebih malah tidak membaca), lalu tinggal srot-srot copy dan paste, beri sumber, dan selesai. Sungguh sangat dimanjakan sekali generasi akademis diabad ini.

    Sangat ironi kemudian apabila dengan kemudahan-kemudahan itu malah menjadikan kita lalai dan masa bodoh dengan kaidah-kaidah dalam penulisan tugas itu sendiri. seperti contoh pada penulisan daftar pustaka yang diambil dari internet seperti dibawah ini :

    Contoh Penulisan Sumber yang Salah - WaniMelawan

    Mengenai sistematika penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet, terdapat banyak varian yang bisa dipakai. Salah satunya adalah Format APA (American Psychological Association) dan Format MLA (Modern Language Association). Kedua format ini yang sangat familiar digunakan dalam penulisan karya tulis.

    Namun, Akan sedikit menyulitkan kita untuk menuliskan sumber dengan baik karena seringkali informasi yang dibutuhkan tidak tersedia dengan akurat, misalnya tidak tercantumnya nama penulis dan tanggal publikasi disuatu website.

    FORMAT MLA

    Dalam menggunakan format MLA, terlebih dahulu kita harus mengumpulkan beberapa informasi yang nantinya diperlukan dalam penulisan sumber, yang diantara lain adalah :

    • Nama penulis dan/atau editor (jika ada)
    • Nama artikel dalam tanda kutip (jika ada)
    • Judul situs web, proyek, atau buku yang dicetak miring
    • Nomor versi berapa pun yang tertera, termasuk revisi, tanggal pemasangan, volume, atau nomor terbit.
    • Informasi penerbit, termasuk nama penerbit dan tanggal terbit.
    • Catatlah nomor halaman apa pun (jika ada).
    • Media publikasi.
    • Tanggal Anda mengakses materi.
    • URL (jika dibutuhkan)

    MLA tidak mengharuskan untuk mencantumkan URL karena seringkali alamat URL berubah-ubah dan sepenuhnya mati/tidak aktif. Penulisan sumber setidaknya mencakup info tentang nama penulis/editor, judul artikel, nama dan alamat website, tanggal artikel, dan tanggal diunduh oleh kita, serta url (dituliskan dengan didalam simbol ” jika diperlukan.

    • Misalnya : Melawan,Wani. “Sastra itu Yang Bagaimana?.” WaniMelawan.Wordpress.com. 24 Juni 2017. 20 Sept 2017 .

    FORMAT APA

    Pengutipan dalam format APA akan lebih memudahkan karena hanya memerlukan informasi yang lebih sedikit untuk mengutip website. cukup dengan menuliskan nama penulis, tanggal publikasi, judul, dan URL halaman website.

    • Misalnya: Melawan, Wani. 24 Juni 2017. [Review] Gerbang Trinil, Science Fiction Rasa Lokal. https://wanimelawan.wordpress.com/2017/01/30/review-gerbang-trinil-science-fiction-rasa-lokal/.

    *Untuk penulisan daftar pustaka yang tidak ditemukan nama penulisnya, maka nama penulis dapat diganti dengan nama lembaga/instansi yang menerbitkannya.

    Oh iya, sekedar nostalgia Wani ingatkan kembali aturan main dalam penulisan daftar pustaka:

    1. Nama penulis ditulis mulai dari nama belakang diikuti dengan tanda koma kemudian nama depan, kecuali nama cina.
    2. Nama penulis yang ada pada kutipan wajib dimasukkan ke dalam daftar pustaka yang ditulis secara lengkap
    3. Daftar Pustaka diurut berdasarkan Numerik.
    4. Sebutan gelar pengarang tidak perlu dicantumkan
    5. Bila terdapat lebih dari satu pengarang, maka semua nama pengarang tetap ditulis, dan nama pengarang pertama saja yang dibalik, dan tidak perlu menggunakan et al atau dkk (aturan terbaru)
    6. Sumber daftar pustaka yang tidak ada nama pengarangnya ditulis nama lembaga/instansi yang menerbitkannya.
    7. Bila terdapat nama penulis yang sumber pustaka yang digunakan lebih dari satu buku, maka nama penulis tersebut tetap ditulis.
    8. Setiap Pustaka diketik dengan jarak satu spasi (rata kiri kanan), tepi antara satu pustaka dengan pustaka lainnya diberi jarak dua spasi.
    9. Batasan tahun referensi pustaka maksimal 5 (lima) tahun terakhir
    10. Referensi pustaka yang diunduh dari internet, harus melalui URL/Web resmi, dengan ketentuan terdapat: nama penulis. Tahun upload tulisan. Judul tulisan. Nama lengkap URL/Web. (tgl,bulan,dan tahun diunduh). Bukan dari Blogspot, wordpress, wikipedia, atau kamus.

    Tugas kuliah merupakan hadiah dari dosen kepada mahasiswa yang disayanginya. Jadi, selamat berkarya! Kita pasti bisa!.

  • [Adv] KODE UBER PENGGUNA BARU SURABAYA 2018

    [Adv] KODE UBER PENGGUNA BARU SURABAYA 2018

    –| Warawaraproject X Uber |–

    Tidak mempunyai kendaraan bukan alasan untuk tidak berkesenian. Yuk, pakai Uber untuk menikmati perjalanan sambil belajar nilai historis tanpa takut gosong, nubruk tiang listrik, atau mager nyetir.

    Segera download aplikasi UBER dan buat akunmu. Gunakan kode promo ‘warawaraproject’ untuk dapatkan promo GRATIS 3x perjalanan hingga Rp 25.000

    Ingat yaa! Kodenya:
    — warawaraproject —

    Jangan lupa kabarin teman-teman kamu yang belum pakai, lumayan boncengan gratis 3x kan ya^^

    #kodeubersurabaya
    #warawaraproject
    #mengungkapsastradaripersembunyian
    #hidupapresiasi!

  • NONTON NGGA YA? FILM THE SHAPE OF WATER : KISAH CINTA BEDA SPESIES

    NONTON NGGA YA? FILM THE SHAPE OF WATER : KISAH CINTA BEDA SPESIES

    SHAPE WATER
    Memenangi 4 piala dan mendapatkan 12 nominasi dalam ajang penghargaan piala Oscar 2018

    The Shape of Water menghadirkan kisah cinta seorang wanita pembersih bisu dengan makhluk humanoid-amfibi disebuah laboratorium pemerintah berkeamanan tinggi. Film ini disutradarai oleh Guillermo del Toro yang terinspirasi dari film horor klasik berjudul Creature From the Black Lagoon. Walapun begitu, The Shape of Water sama sekali tidak membawakan suasana horor. Melainkan kisah cinta dramatis yang dibalut dengan penceritaan sci-fi.

    (more…)